Cara Atasi Atasi Nevus Berlebih Pada Tubuh Kita

Orang tua mana yang tak terkejut sekaligus sedih ketika mengetahui buah hatinya terlahir dengan kondisi bawaan langka? Hal itu pula yang dialami pasangan suami istri Bagus Rully Muttaqien (31) dan Amalia Mustika Sari (29) atau Amel.

Ya, putra pertama mereka, Zinedine Ghaidan Muttaqien lahir dengan kondisi bawaan langka Congenital Melanocytic Nevus (CMN). Kondisi itu membuat hampir seluruh tubuh Ghaidan yang kini berusia 20 bulan tertutupi nevus (tanda lahir berlebih dan mengalami over pigmentasi) berwarna hitam.

Awalnya, Rully dan Amel hanya mencari informasi soal CMN di internet. Meski memang, Ghaidan sudah ditangani oleh dokter spesialis kulit dan spesialis anak. Tapi tetap saja, kebingungan melanda pasangan ini hingga beragam upaya pun mereka lakukan.

"Waktu itu ada nyuruh ruqyah, yah didoakan gitu ya, Kita ikutin. Namanya orang tua, kita bingung waktu itu harus berbuat apa jadi semuanya kita lakuin demi anak," tutur Amel saat berbincang dengan detikHealth.

Kala itu, lanjut Amel, keluarga amat bingung karena mencari dokter yang bisa menentukan tindakan apa yang harus dilakukan terhadap Ghaidan. Tak hanya ruqyah, 'ritual' lain pun pernah dilakukan Amel dan Rully.

Misalnya saja, Ghaidan dimandikan dengan air zam-zam kemudian susu kambing selama umur satu sampai tiga bulan, tapi kondisi bercak hitam di kulitnya tidak mereda. Pernah juga Ghaidan dipijat.

"Jadi yang mijat itu nganggep benjolan yang muncul di bagian bercak hitam Ghaidan bisa kempes kalau dipijat terus. Tapi ternyata nggak kempes kan," kata Rully.

Munculnya bercak hitam di hampir seluruh tubuhGhaidan juga kerap kali dikaitkan denganAmel yang dikhawatirkan melanggar 'pantangan-pantangan' saat hamil yang dipercaya masyarakat. Tak pelak, hal itu makin membuatAmel bingung.

Namun kini, setelah berkonsultasi dengan banyak dokter di berbagai RS di Jakarta, Ghaidan sudah ditangani oleh tiga dokter spesialis di salah satu RS di bilangan Jakarta Selatan. Saat ini Ghaidan diberi obat epilepsi karena nevusnya sudah ada yang menyebar ke otak.

Jika tidak diobati, tekanan pada saraf otak Ghaidan akibat nevus bisa memicu kejang. Selain itu, diketahui ada benjolan di jaringan bawah kulit di enam lokasi, yaitu di perut dekat pusar, rusuk atas kanan, pundak, di bagian dada, di punggung, dan di ketiak.

Jika memungkinkan, Rully dan Amel berharap Ghaidan bisa menjalani operasi pengangkatan jaringan dalam waktu dekat. Namun, mengingat biaya yang tidak sedikit yaitu sekitar Rp 20 juta per lokasi pengangkatan, Rully dan Amel tengah berusaha mengumpulkan dana agar prosedur itu bisa dilakukan secepatnya.

0 Response to "Cara Atasi Atasi Nevus Berlebih Pada Tubuh Kita"

Posting Komentar