Apa Saja Gejala Darah Rendah? Berikut Penjelasannya

Tekanan darah rendah atau yang dalam istilah medis dikenal dengan hipotensi sebenarnya bukanlah penyakit. Namun hipotensi adalah keadaan fisiologis ketika tekanan darahmu di bawah 90/60 mmHg.

Sama seperti tekanan darah tinggi, gangguan tekanan darah rendah juga tidak boleh diremehkan karena bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan seperti mudah pusing hingga mudah kehilangan kesadaran.

Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, ada 2 jenis utama darah rendah berikut dengan gejalanya masing-masing.

Jenis yang pertama adalah hipotensi ortostatik atau yang juga dikenal dengan sebutan hipotensi postural umum. Gejala dari hipotensi ini muncul setelah kamu mengubah posisi dalam waktu yang cepat seperti berdiri dari duduk atau bangun setelah berbaring.

Jenis yang kedua atau jenis yang sangat langka yaitu hipotensi postprandial. Hipotensi ini biasa terjadi setelah kamu makan besar. "Proses mencerna makanan akan membuat sejumlah besar darah dialihkan ke usus sehingga pasokan darah ke organ penting lainnya akan berkurang. Akibatnya kamu pun merasa pusing, terutama 30-60 menit setelah kamu makan siang," terang penelitian ini.

Selain kedua jenis utama dari hipotensi tersebut, gejala awal dari hipotensi lainnya adalah nyeri dada, sulit bernapas, demam tinggi, leher kaku, hingga urin berbau busuk.

"Perubahan hormonal, pelebaran pembuluh darah, masalah jantung, stres, hingga efek samping dari obat-obatan juga menyebabkan tekanan darah menurun."

0 Response to "Apa Saja Gejala Darah Rendah? Berikut Penjelasannya"

Posting Komentar