Perancang Busana Harus Punya Ide Yang Kreatis Dan Jangan Meniru, Mengapa?

Maraknya pertumbuhan perancang busana di Indonesia dinilai baik oleh Andhika Yudhistira, Direktur Pelatihan InterStudi. Namun, tidak hanya mengikuti tren, para perancang busana ini juga harus bisa menjadi diri sendiri.

Sementara itu, seorang perancang busana Indonesia, Adji Notonegoro, mengatakan bahwa perancang busana pemula haruslah terus belajar dan jangan menjiplak.

“Saya yang sudah sekian lama terus belajar karena perkembangan dunia fashion terus berputar, bisa menjadi taun 70an, 80an, 90an, 50an, 20an. Jadi, kita harus tetap belajar,” ujarnya saat ditemui usai acara InterStudi Nite di Qi Lounge, Hotel Sultan Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Adji pun melanjutkan, jika bisa seorang perancang busana tidak menjiplak, tetapi bisa memberikan suatu kreatifitas yang bisa menjadi ciri khas mereka.

Menurut dia, lebih baik untuk jadi diri sendiri tanpa harus menjiplak karya orang lain. Lalu, lebih baik lagi jika bisa membuat sesuatu yang menjadi trendsetter.

Andhika menambahkan bahwa seorang perancang busana boleh kagum atau terinspirasi dari orang lain, tetapi jangan sampai jadi foto copy.

“Ambil yang bagus dari orang yang menginspirasi untuk buat karya baru dan jadilah diri sendiri,” pungkas Andhika.

Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, sebaiknya terus berkarya dan jangan sampai menjadi generasi yang menjiplak.

0 Response to "Perancang Busana Harus Punya Ide Yang Kreatis Dan Jangan Meniru, Mengapa?"

Posting Komentar