Bagaimana Cara Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Pada Anak Autis? Berikut Penjelasanna

Autism Spectrum Disorder (ASD) memiliki banyak gejala perilaku - termasuk kecemasan, interaksi sosial dan kontak mata terbatas, serta perilaku kompulsif. Banyak pasien remaja mengalami kesulitan berinteraksi sosial dengan orang lain.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Springer Nature's, mengaitkan Psikiatri Molekular dengan asam folinik, salah satu bentuk vitamin B, yang memiliki fungsi meningkatkan keterampilan bahasa dan komunikasi pada anak-anak dengan ASD.

Para peneliti menemukan, bahwa dengan meresepkan asam folinik untuk anak-anak dengan ASD, mereka melihat peningkatan keterampilan sosial anak-anak tersebut. Mereka juga mengidentifikasi penanda darah tertentu yang memiliki potensi untuk memprediksi peluang terbaik bagi pasien dalam memberikan respon positif terhadap pengobatan.

Untuk mencapai temuan awal ini, tim peneliti yang dipimpin oleh Richard Frye dari Arkansas Children Research Institute meneliti 48 anak-anak dengan ASD.

Anak-anak tersebut dibagi menjadi dua kelompok yang berbeda - satu kelompok pasien menerima pengobatan asam folinik dosis tinggi selama 12 minggu, sedangkan kelompok kedua diberi plasebo.

"Peningkatan komunikasi verbal terjadi secara signifikan pada peserta yang menerima asam folinik dibandingkan dengan mereka yang menerima plasebo," kata Frye dalam siaran persnya.

ASD biasanya diobati dengan kombinasi obat dan terapi dan sampai saat ini, belum ada apapun yang bisa dianggap dapat 'menyembuhkan' ASD.

Para peneliti menyatakan mereka senang dan percaya diri dengan hasil temuan mereka, tetapi studi lebih lanjut tetap harus dilakukan untuk melihat apakah hasil ini konsisten dengan jumlah sampel penelitian yang lebih besar.

0 Response to "Bagaimana Cara Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Pada Anak Autis? Berikut Penjelasanna"

Posting Komentar