Apa Pengaruh Karya Seni Kita Bagi Tubuh?

Mengagumi karya seni mampu memberi kepuasan rohani dan menurunkan stres. Kondisi ini berdampak baik bagi kesehatan jasmani.

Hal ini terungkap setelah para ilmuwan meneliti 100 orang yang mengunjungi situs seni bersejarah Basilica Vicoforte di Italia. Hasil penelitian tersebut menyebut kalau karya seni memiliki pengaruh baik pada kesehatan.

Prosedur penelitian dilakukan dengan melakukan tes pada air liur para peserta. Tujuannya untuk mengukur kadar hormon kortisol atau yang dikenal sebagai hormon stres.

Air liur para peserta diuji sebelum mereka memulai tur Basilica Vicoforte. Kemudian para peserta yang terdiri dari pria dan wanita dengan berbagai rentang usia dan tingkat IQ itu diajak berkeliling Basilica Vicoforte selama dua jam.

Di sela tur, air liur para peserta diuji lagi. Hasilnya, secara umum, hormon kortisol para peserta turun sekitar 60 persen.

Hormon kortisol sebetulnya punya peran baik bagi tubuh. Tapi seperti hal baik lainnya, terlalu banyak hormon kortisol bisa merusak tubuh. Satu di antaranya, menurunkan kekebalan tubuh.

“Lebih dari 90 persen peserta mengaku bahwa mereka merasa lebih baik setelah melihat karya seni di Basilica Vicoforte,” ujar Professor Enzo Grossi yang terlibat dalam penelitian ini.

Tak hanya itu, para peserta ‘dipaksa’ berjalan dan naik turun tangga selama tur. Aktivitas ini baik untuk kebugaran fisik.

“Sebetulnya ide tentang penelitian ini sudah ada sejak lama. Tapi ini pertama kalinya ide tersebut diwujudkan,” ujar Professor Enzo Grossi.

Jadi, tak ada salahnya untuk mulai mengunjungi museum atau tempat bersejarah. Pameran lukisan atau karya seni juga bisa jadi pilihan.

0 Response to "Apa Pengaruh Karya Seni Kita Bagi Tubuh?"

Posting Komentar