Sumbangan Listrik Sebesar 3 Megawatt

Sumbangan listrik sebesar 3 megawatt (MW) dari pusat listrik tenaga air (PLTA) Karebbe belum terealisasi. Oleh karena itu, PT (Persero) PLN belum bisa menjamin tidak akan ada pemadaman listrik pada1Januari2012diKabupaten Luwu Timur (Lutim).

Kepala PLN Ranting Malili Suardi mengaku,belum ada informasi terkait daya tambahan sebesar 3 MW dari PLTA Karebbe.“ Sejauh ini kami juga belum menerima kejelasan apa pun. Untuk masalah listrik yang 3 MWitu, masihdalampembicaraan antara PT Vale dan Pemkab Lutim,”ucapnya, kemarin. Manager Bidang Niaga dan Pelayanan PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara Nurjaya Amral berharap, pemerintah dan swasta mengkoordinasikan kebutuhan listrik mereka.

Terutama untuk rencana investasi jangka panjang.“Ini untuk memprediksi kebutuhan masyarakat dalam rangka menghindari pemadaman akibat tidak sebanding dengan kebutuhan dan daya listrik yang tersedia,”katanya. Warga Kabupaten Lutim berharap terbebas dari pemadaman listrik, sebab Kabupaten Lutim merupakan lumbung listrik. Apalagi ada bantuan dari PT Vale Indonesia - dahulu PT Inco – sehingga total mencapai 9,2 MW.

Dengan rincian 5 MW sumbangan dari dari PT Vale Indonesia,1,2 MW sumbangan PLTD Malili, dan 3 MW dari PLTA Karebbe. “Sangat tidak masuk akal jika dikatakan kekurangan daya. Padahal bantuan dari perusahaan swasta sangat besar,” ucap Mahfud salah seorang warga Malili, kemarin. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum Pemkab Lutim A.

Murphi, permasalahan pemadaman listrik tidak hanya menjadi persoalan yang terjadi di Lutim. Hampir semua tempat merasakan benar imbas dari parahnya kondisi kelistrikan di Indonesia. “Saya rasa ini bukan hanya permasalah kita di Lutim, sebab semua tempat merasakan hal yang sama,”katanya.

0 Response to "Sumbangan Listrik Sebesar 3 Megawatt"

Posting Komentar