Gumilar Rusliwa Soemantri

Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Soemantri merespons positif laporan yang disampaikan gerakan "Save UI" kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin lalu, terkait dugaan korupsi sejumlah proyek di universitas yang dipimpinnya. Dalam keterangan tertulis yang diterima media massa, Selasa (29/11/2011), Gumilar mengatakan, laporan tersebut memberikan kesempatan untuk membuktikan kebenaran secara hukum.

"Saya justru senang ada pihak yang melaporkan kepada KPK. Dengan demikian, secara konstitusional akan dibuktikan kebenaran secara hukum sehingga fitnah, rumor, dan upaya yang bertujuan melakukan pembunuhan karakter bisa dihindari," kata Gumilar. Secara pribadi, ia menyatakan, akan menghormati proses hukum. "Di sisi lain, UI sebagai lembaga harus mampu memberikan contoh penerapan GCG dan karenanya menyambut baik laporan ke KPK tersebut," ujarnya.

Laporan yang disampaikan kepada KPK terkait tidak transparannya laporan keuangan UI, khususnya dalam proyek pembangunan boulevard dan perpustakaan serta biaya perjalanan dinas rektor ke luar negeri. Menurut Gumilar, laporan keuangan dan tata kelola UI sangat transparan dan akuntabel. Ia mengungkapkan, laporan keuangan UI sejak tahun 2008 hingga 2010 telah diaudit oleh akuntan publik yang ditunjuk Majelis Wali Amanat melalui proses tender terbuka. Audit eksternal itu, menurut dia, memberikan penilaian tertinggi bagi laporan keuangan UI, yaitu wajar tanpa pengecualian.

0 Response to "Gumilar Rusliwa Soemantri"

Posting Komentar