Tim Pekan Olahraga Pelajar Nasional XI Sulawesi Selatan

Tim Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI Sulawesi Selatan (Sulsel) tak mampu meraih hasil maksimal di Riau. Tim Popnas yang ditargetkan menempati peringkat kelima hanya mampu berada di peringkat 15 besar dari 33 provinsi.

Sulsel hanya mampu mendulang 2 emas, 3 perak dan 15 perunggu dari 13 cabang olahraga (cabor) yang diikutkan ke Riau. Hanya saja, berdasarkan catatan Popnas X lalu, Sulsel menunjukkan peningkatan perolehan medali. Di Popnas lalu, Sulsel hanya mendulang 1 emas, 2 perak dan 8 perunggu dan berada di peringkat 18 dari semua provinsi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Andi Ilham Ghazaling mengatakan, hasil tersebut memang masih jauh dari target yang dipasang sebelumnya. Namun, Ilham mengatakan, hal yang patut dibanggakan adalah adanya peningkatan raihan medali Popnas tahun ini dibanding Popnas X 2009 lalu.

”Memang hasil yang diraih masih jauh dari target kami sebelumnya, tapi ada peningkatan kualitas medali jika dibandingkan dengan Popnas X lalu yang hanya diperingkat 18,”ungkapnya tadi malam. Ilham mengatakan, beberapa atlet yang sebelumnya jadi andalan Sulsel memang tak mampu mencapai hasil maksimal. Namun, upaya para atlet dan pelatih patut mendapat apresiasi yang tinggi karena telah melakukan perbaikan pada kualitas perolehan medali.

”Tentu usaha keras ini tetap perlu kita sambut baik,apalagi dari segi kualitas perolehan medali Sulsel menunjukkan peningkatan dari sebelumnya. Meskipu, tentu masih perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan lagi ke depannya,”jelas Ilham. Dua emas Sulsel disumbangkan masingmasing cabor atletik dari nomor 200 meter putri dengan atlet Hasruni dan cabor pencak silat kelas B (45 kg) dengan atlet Bambang Pratama.Kedua atlet tersebut sebelumnya memang diandalkan Sulsel mendulang medali.

Pelatih Pencak Silat Sulsel Muhammad Asyhary mengatakan,silat hanya mampu meloloskan satu atletnya pada Popwil lalu. Bambang Pratama mampu maksimal dan menjadi penyumbang emas kedua bagi kontingen Sulsel.”Memang silat hanya meloloskan satu atlet melalui Popwil lalu, akan tetapi memang atlet ini kami andalkan untuk mampu mendapatkan hasil maksimal dan ternyata memang terbukti mampu mendulang emas,”kata Asyhary.

Selain itu, atletik menjadi cabor pertama yang menyumbang medali emas untuk Sulsel. Pelatih Atletik Daniel Luis mengatakan, cabor atletik mampu menunjukkan peningkatan yang signifikan di Popnas tersebut. Pasalnya, pada Popnas lalu cabor ini tak mampu mendulang emas. ”Kami anggap ini adalah keberhasilan bagi tim atletik karena mampu meraih emas pada Popnas tahun ini. Sebelumnya, kami hanya mampu meraih perunggu di Popnas X 2009 lalu,”ungkapnya.

0 Response to "Tim Pekan Olahraga Pelajar Nasional XI Sulawesi Selatan"

Posting Komentar