Tak kenal maka tak sayang

Tak kenal maka tak sayang, adagium itu cocok disematkan kepada kampanye Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di 11 provinsi Indonesia tahun ini. PBB merangkul mahasiswa-mahasiwa Indonesia dengan memberikan 24 materi kuliah umum tentang program, dana dan sepak terjang PBB di dunia yang dibawakan oleh pejabat Senior PBB dan beberapa staf ahli PBB.

"Kampanye ini bertujuan untuk memperkenalkan PBB lebih jauh di kalangan mahasiswa Indonesia," kata Direktur United Nations Information Centre (UNIC) Michele Zaccheo dalam siaran pers yang diterima berbagai media massa pada Senin kemarin.

Zaccheo mengatakan kampanye UN4U adalah bagian dari rencana global PBB yang dicetuskan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon pada 2008 dan program itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi mahasiswa tentang PBB.

Harapannya, Mahasiswa-mahasiswa Indonesia dapat memberikan kontribusi positif terhadap Millennium Development Goals (MDGs) di Indonesia selain mengeahui pola kerja organisasi internasional di dunia. Kami senang tahun ini dapat mencakup banyak daerah dan provinsi di Indonesia," katanya tentang kampanye yang sudah dua kali digelar di Indonesia sejak 2010.

0 Response to "Tak kenal maka tak sayang"

Posting Komentar