Dinas Pertanian dan Perkebunan Tapanuli Utara

Dinas Pertanian dan Perkebunan Tapanuli Utara (Taput) menghimbau petani untuk mengantisipasi jamur tanaman yang rentan terjadi pada saat musm hujan. Penyakit jamur ini sangat berpeluang timbul pada semua jenis tanaman baik horticultura maupun tanaman kebun.Kepala Bidan (Kabid) Perlindungan Tanaman,Dinas Pertanian dan Perkebunan Taput, Luhut Marbun mengatakan, sampai saat ini gejala tanaman tersebut dimungkinkan sudah terjadi dibeberapa tanaman warga. Gejalanya, tanaman akan mengalami kuning daun dan busuknya buah.

Karena itulah untuk tanaman- tanaman jenis kebun dihimbau untuk melakukan pemangkasan serta untuk tanaman hortikultura dilakukan penambahan jarak tanam. “Karena semua tanaman rentan terjadi, termasuk padi, kopi dan sejumlah tanamantanaman lainnya,” katanya kepada media massa, Jumat (7/10) di Tarutung. Marbun memaparkan bahwa jamur pada tanaman-tanaman ini disebabkan naiknya kelembapan yang tidak disertai penyinaran yang baik.

“Kalau hujan tinggi, namun ada cahaya matahari yang menyinari maka peluang terjadinya jamur itu tidak begitu tinggi. Karena itulah petani harus proaktif melihat penguningan daun dan busuknya buah,” ujarnya. Petani di Taput, Violen Boru Sianturi, 40 mengatakan bahwa peluang terjadinya jamur itu sudah sangat dirasakan.

Sebab banyak dari daun tomatnya kuning dan cepat membusuk. Solusi yang diambil olehViolen dengan memotong dedaunan yang sudah rusak. “Namun dampaknya ada karena tomat akan mengalami kekurangan produksi. Sebab daun sangatmempengaruhi untuk ketahanan tanaman,” katanya.

0 Response to "Dinas Pertanian dan Perkebunan Tapanuli Utara"

Posting Komentar